1. Pembuatan Website Berbasis Multisite WordPress

Keberadaan website di setiap instansi/lembaga sangatlah penting sebagai sarana informasi dan publikasi. Tidak jarang karna perannya yang sangat penting itu maka setiap instansi mulai membuat website masing-masing. Hal ini mengakibatkan banyaknya website yang bermunculan dan tidak terkelola dengan baik serta tidak adanya sistem yang terintegrasi dengan baik. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka diperlukan sebuah website yang mampu menyediakan sistem yang terintegrasi tersebut.

wp

2. Sertifikasi LMS Administrator

Pengembangan Elearning kini sudah kian marak di Indonesia. Tidak hanya pemerintahan dan lingkungan akademis, E-learning kini menjadi sebuah kebutuhan baru bagi pengembangan sumber daya manusia di sebuah perusahaan. Dalam menjalankan aplikasi E-learning, diperlukan seseorang yang mampu merancang, membangun dan memelihara berbagai resource yang digunakan dalam aplikasi E-learning.

Program pelatihan ini ditujukan bagi tingkat pemula,  dimana materi pelatihan ini terdiri dari 20% materi pemahaman dan 80% praktik yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pengembangan sumber daya manusia dengan menggunakan LMS, termasuk keterampilan yang dibutuhkan untuk menginstall, memelihara, dan menyesuaikan kebutuhan E-learning di sebuah perusahaan. Program ini dipandu oleh beberapa pemateri yang sudah malang-melintang berkecimpung dalam pengembangan E-learning baik di lingkungan pemerintahan maupun BHMN.

3. Sertifikasi LMS Course Creator

zv

Saat ini e-Learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-Learning di lembaga pendidikan (sekolah,training  dan universitas) maupun industri (Cisco System, IBM, HP, Oracle, dan lainnya). E-Learning merupakan suatu jenis sistem pembelajaran yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain yangmemungkinkan seorang peserta didik untuk dapat belajar secara mandiri di manapun dan kapan pun. Oleh karena itu peranan dosen pun beralih dari seorang pengajar menjadi seorang fasilitator yang mampu mengarahkan mahasiswanya agar pembelajaran dengan menggunakan E-learning dapat berlangsung efektif.

4. Standarisasi Video Conference & Live Streaming

Pendidikan adalah sebuah proses untuk memanusiakan manusia. Dalam pendidikan terdapat sebuah interaksi dimana dosen mentransferkan ilmu kepada mahasiswanya atau proses ini sering disebut dengan pembelajaran. Proses pembelajaran akan berjalan dengan baik jika terjadi interaksi yang interaktif antara dosen dan mahasiswanya.

Saat ini, penggunaan Video Conference dan Live Streaming diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam membantu masalah yang terjadi di dunia pendidikan.  Video Conference dan Live Streaming sangat diperlukan dalam kondisi yang tidak memungkinkan pertemuan pada satu lokasi dengan waktu yang diinginkan. Dengan kondisi seperti itulah maka di perlukan komunikasi visual agar dapat berkomunikasi walaupun pada lokasi yang berbeda atau berjauhan.

5. Pengembangan Video Pembelajaran (Video Learning)

Perguruan Tinggi sebagai stakeholder dalam dunia pendidikan memiliki peranan besar untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Kebutuhan akan konsep maupun mekanisme dalam proses belajar mengajar berbasis IT menjadi hal yang sangat penting, terlebih dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi khususnya melalui jaringan internet. Konsep yang dikenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (content) maupun sistemnya.

xo

6. Menyusun Test (Pretest & Posttest) Berbasis E-Learning

Dalam training ini akan dipelajari secara mendalam bagaimana menyusun alat evaluasi hingga level ke-2 dari model Kirkpatrick. Pada Level pertama (reaksi) akan disampaikan bagaimana teori dan implementasi menyusun survey yang dapat menggambarkan dengan jelas reaksi peserta pelatihan setelah mengikuti training, sedangkan pada level ke-2 (knowledge) akan disampaikan teori dan strategi implementasi menyusun soal-soal yang dapat mengukur kemampuan peserta training secara tepat sasaran.  Selain itu, dalam training ini juga akan dibahas bagaimana strategi dan tips/trik untuk mengimplementasikan alat evaluasi ke dalam Learning Management System (elearning) perusahaan, khususnya LMS berbasis Moodle.

7. Pembuatan konten berbasis Mobile Learning

zf

Perkembangan perangkat telekomunikasi dan perangkat handphone saat ini sangat pesat. Banyak kalangan dosen dan mahasiswa sudah menggunakan handphone sebagai alat komunikasi, untuk mengirim pesan, menerima panggilan, padahal dengan handphone mahasiswa dapat mengakses pelajaran. Sehingga muncullah mobile learning sebagai salah satu alternatif media pembelajaran. Dengan menggunakan perangkat bergerak (handphone), maka program mobile learning akan semakin mudah dijangkau dan dimanfaatkan.

9. Arsitektur Cloud untuk Implementasi E-learning Perguruan Tinggi

E-learning adalah suatu proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dengan memanfaatkan media online seperti internet sebagai metode penyampaian, interaksi dan fasilitasi. Di dalamnya terdapat dukungan layanan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh peserta belajar dan layanan tutor yang dapat membantu peserta belajar apabila mengalami kesulitan.  Selain itu juga tersedia rancangan sistem pembelajaran yang dapat dipelajari/diketahui oleh tiap peserta belajar, dan terdapat sistem  evaluasi terhadap kemajuan atau perkembangan belajar peserta  belajar.

Cloud computing merupakan model komputasi yang memungkinkan user-nya untuk menggunakan resource (networks, servers, storage, applications, dan services) yang ada dalam sebuah jaringan cloud (internet) sehingga dapat di share dan digunakan bersama. Secara ekonomis, penerapan cloud computing mampu menghemat pengeluaran karena, tidak perlu mengalokasikan untuk biaya hardware maupun software. Sehingga dengan penerapan teknologi cloud computing ini mampu menghemat pengeluaran